Kamis, 08 Maret 2012

WANITA..GAMBAR.. DAN FACEBOOK

Assalamu Alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillah...

Saudariku yang kucintai...
Apakah yang menghalangimu untuk segera menghapus foto-fotomu..?

Apakah tujuanmu dengan memajang foto??
Memampangnya hingga begitu jelas bulu-bulu alus yang ada di wajahmu..??

Maka aku tanyakan padamu.. apakah ada faedahnya dengan kau memajang fotomu di facebook..??

Jika kau katakan.."agar teman-teman lama tahu kalau ini aku..ukh."..
maka kukatakan.. "apakah harus dengan kau memajang fotomu untuk memberi tahukan identitasmu pada teman lamamu..??"

Jika kau katakan.."aku memajang foto berjilbab dan menutup aurat agar teman-teman yang lain tahu ttg keutamaan menutup aurat..dan yang belum berjilbab mau berjilbab."..
maka kukatakan.."haruskah dengan memajang fotomu yang telah berjilbab dan bercadar..?? tidak cukupkah firman Allah subhanahu wa ta'ala dan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tentang wajibnya berhijab..??"

Ya ukhti..
tidakkah kau perhatikan komen-komen para laki-laki itu tentang fotomu yang berjilbab dan menutup aurat..??

Tidakkah kau rasakan bahwa pujian-pujian atau kekaguman mereka itu disebabkan karena fitnah syahwat..???
Salah satu fitnah terbesar (selain fitnah syubhat)... Bukankah laki-laki dan perempuan sama-sama diperintahkan untuk menjaga dan menundukkan pandangannya..??

"Katakanlah kepada wanita yang beriman: ""Hendaklah mereka menahan pandangannya.. dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya..kecuali yang (biasa) nampak daripadanya...."
(QS. An-Nur: 31)

Bukankah kalian berjilbab untuk menyambut perintah Allah & Rasul-Nya..?
Dan saudariku yang telah menutup aurat..
''APAKAH TUJUANMU MEMAJANG FOTO FOTO DI FACEBOOK..??

Bukankah engkau menutup aurat untuk menghindari fitnah dari lelaki non muhrim akan karunia yang Allah berikan padamu..?? yaitu wajahmu yang cantik dan begitu teduh jika dipandang..??

Apakah engkau tidak merasa jijik ketika ratusan..ribuan bahkan jutaan facebookers menatap wajahmu dengan bebasnya..bahkan menyimpan fotomu sebagai kenangan..??

Tidakah kau jijik dan risih..Ketika kecantikanmu dinikmati oleh orang-orang yang bukan muhrimu..??
Bagaimana jika foto-fotomu dijadikan foto-foto yang tidak senonoh..??
Tidakkah kau malu yaa ukhti..??

Saudariku..renungkanlah...

Jika kau jujur pada hati dan dirimu..niscaya kau akan menghapus foto-fotomu dan kau takkan memajangnya sekalipun di rumahmu sendiri..

Ya.. karena memajang foto/gambar makhluk hidup telah jelas HARAM hukumnya... Kau tahu..? Malaikat takkan masuk ke dalam rumahmu...

Teruntuk dirimu yang kusayang dan kucintai:

"Wahai wanita..jangan terlalu banyak bicara dan memperlihatkan dirimu di depan umum..namun segeralah bersembunyi dari para ikhwan/laki-laki..
Karena kehormatanmu itu sangat berarti bagi suamimu..
Jangan kau khianati suamimu sebelum pernikahanmu datang..
Suamimu itu menunggu dirimu dengan harapan kau adalah wanita yang harga dirinya tak ternilai..
Kau wanita yang tersembunyi dan hanya suamimu yang dapat melihatmu..
Kau wanita yang mulia.. yang hanya suamimu yang dapat menikmati kemuliaan itu..."

Saudariku.. aku bukanlah siapa-siapa bagi mu
Aku hanyalah salah satu dari sekian banyak saudaramu..
Aku tak ingin melihat begitu banyak saudari-saudariku yang menjadi 'objek'...

Aku takkan rela yaa ukhti..karena dirimu terlalu berharga...
Apalagi jika dalam keseharianmu engkau begitu menjaga hijjabmu..begitu menjaga maruahmu sebagai muslimah...

Aku tak rela yaa ukhti..karena aku mencintaimu... mencintai kalian karena Allah Ta'ala..
Insya Allah...

Jadi..Jika kemaren kau mungkin belum mengetahi dan bersedia..
Lalu sekarang Apakah yang masih menghalangimu untuk SEGERA MENYAMBUT SERUAN KEBENARAN..??

Renungkanlah saudariku..renungkanlah...

__________________________________________________________________

Membuat dirimu tersinggung dan mengubah sikap..adalah salah satu tujuan ku..
Karena ketersinggungan adalah salah satu tanda bahwa kita masih memiliki hati..

Namun janganlah ketersinggungan itu membuatmu marah padaku..
Karena diri ini hanya ingin menunjukkan bukti cinta ini pada saudari saudariku..

kata Ali radhiyallahu 'anh..
''Sahabat sejati adalah..orang yang membuat kita menjadi benar..bukan orang yang selalu membenarkan kita''..

Wallahu ‘alam
— Syukran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar